BisnisEkonomi

IHSG Menguat, Saham ADRO, BUMI, dan BBCA Berpeluang Terbang Tinggi

225
×

IHSG Menguat, Saham ADRO, BUMI, dan BBCA Berpeluang Terbang Tinggi

Share this article

PIKIRANKITA.ID – JAKARTA, 17 Juni 2026 – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka peluang bagi sejumlah saham untuk melanjutkan tren kenaikan. Sejumlah analis pasar modal menilai momentum reli pasar masih berpotensi berlanjut dengan didukung sentimen positif global, penguatan rupiah, penurunan harga minyak dunia, serta meredanya tekanan jual investor asing.

Dalam rekomendasinya, sejumlah perusahaan sekuritas menempatkan saham sektor energi, pertambangan, properti, dan perbankan sebagai pilihan utama untuk perdagangan jangka pendek maupun investasi jangka menengah.

Salah satu saham yang menjadi perhatian adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten energi ini dinilai masih memiliki prospek menarik didukung fundamental perusahaan yang kuat serta diversifikasi bisnis ke sektor energi dan mineral. Analis melihat saham ADRO memiliki peluang melanjutkan penguatan seiring membaiknya sentimen pasar.

Selain ADRO, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga menjadi sorotan. Membaiknya harga komoditas dan meningkatnya aktivitas perdagangan membuat saham ini kembali diminati investor dengan potensi rebound teknikal yang cukup besar.

Di sektor perbankan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih menjadi salah satu pilihan favorit analis. Sebagai saham berkapitalisasi besar dengan fundamental yang solid, BBCA dinilai memiliki ruang penguatan seiring pulihnya sentimen pasar dan meningkatnya aktivitas ekonomi nasional.

Sementara itu, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BKSL) dan PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OASA) juga masuk dalam daftar saham yang layak dicermati untuk aktivitas trading, terutama bagi investor yang memiliki profil risiko lebih agresif. Kedua saham tersebut dinilai memiliki peluang kenaikan dari sisi teknikal di tengah meningkatnya volume transaksi pasar.

Analis mengingatkan bahwa istilah “saham fly” umumnya merujuk pada saham yang berpotensi mengalami kenaikan signifikan dalam waktu singkat. Namun, peluang keuntungan tersebut selalu disertai risiko volatilitas yang tinggi. Oleh karena itu, investor disarankan tetap memperhatikan kondisi fundamental perusahaan, sentimen sektoral, serta menerapkan manajemen risiko yang baik dalam setiap keputusan investasi.

See also  Kebakaran Fasilitas BYD Picu Kekhawatiran Industri Kendaraan Listrik

Dengan proyeksi IHSG yang masih berpotensi bergerak positif di kisaran 6.150–6.400, saham-saham dari sektor energi, pertambangan, perbankan, dan properti diperkirakan akan menjadi motor utama penggerak pasar dalam beberapa sesi perdagangan mendatang. (QLU)